05 July 2014

KONSEP: Switching

switch adalah salah satu perangkat jaringan yang berguna untuk memindahkan jalur, dari satu port ke port lain. switch mampu membaca MAC address dari paket data yang lewat. mac address tersebut akan disimpan pada Content Addressable Memory (CAM) table. pada perangkat switch dari cisco atau manageable switch lainnya, kita dapat melakukan konfigurasi switching. switching berarti melakukan pemindahan jalur, dalam hal ini kita melakukannya secara manual, tidak seperti switch unmanagable yang switchingnya tidak dapat dikelola. ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam switching, yaitu VLAN, mode static (access dan trunk), DTP, dan VTP.

VLAN adalah singkatan dari Virtual Local Area Network. vlan dapat diibaratkan adanya sebuah switch di dalam switch. vlan merupakan pengelompokkan port switch yang tidak terbatas pada fisik switch tersebut. maksudnya, satu port pada switch A dapat terhubung dengan port pada switch B selama port tersebut ada pada satu vlan, baik itu melalui port yang sama vlannya ataupun berbeda vlannya. vlan juga berfungsi untuk memecah broadcast domain. normalnya broadcast domain pada switch adalah keseluruhan koneksi pada switch tersebut, namun dengan menggunakan vlan, maka broadcast domainnya dapat dipecah-pecah. ke dalam port yang memiliki vlan yang sama. ada 3 cara untuk membuat vlan. pertama saat berada di privileged mode [Switch#], lalu di global configure[Switch(config)#], terakhir di interface mode [Switch(config-if)#].

pada privileged mode kita dapat membuat, mengubah, dan menghapus vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan [nomor vlan yang diinginkan] name [nama vlan yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
perintah yang dilakukan untuk mengubah vlan adalah sebagai berikut :
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan [nomor vlan yang diinginkan] name [nama vlan baru yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
perintah yang dilakukan untuk menghapus vlan adalah sebagai berikut :
Switch(vlan)#no vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
pada global config kita dapat membuat, mengubah, dan menghapus vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(config-vlan)#name [nama vlan yang diinginkan]
perintah yang dilakukan untuk mengubah vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(config-vlan)#name [nama vlan baru yang diinginkan]
perintah yang dilakukan untuk menghapus vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#no vlan [nomor vlan yang diinginkan]
pada interface mode kita hanya dapat membuat vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#interface fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport access vlan [nomor vlan yang diinginkan]
interface port pada sebuah switch memiliki dua buah metode untuk menentukan mode yang akan digunakan. mode ini berguna untuk menetukan fungsi port tersebut dalam kegiatan switching. metode tersebut adalah static dan dynamic. metode static terdiri dari mode access dan mode trunk. metode dynamic terdiri dari dynamic auto (terpilih secara default) dan dynamic desirable. mode access berguna sebagai pintu lalu lintas data dari vlan yang sama. mode trunk berguna untuk mengalirkan paket data dari berbagai macam vlan id dan beberapa paket istimewa (diantaranya native vlan dan paket DTP). semua mode tersebut harus di set pada kedua port yang saling terhubung. silakan perhatikan table dibawah ini.

penentuan mode tersebut ada di interface mode. perintah yang dapat diberikan adalah :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#interface fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport mode [mode yang diinginkan]
pada metode static kita memaksa sebuah port untuk menjadi access atau trunk. pada metode dynamic kita mengatur agar port tersebut mengirimkan atau menerima sinyal khusus, yaitu sinyal DTP (Dynamic Trunking Protocol). sinyal ini hanya akan melalui port bermode trunk. mode dynamic auto akan selalu menerima sinyal yang diberikan, sehingga ketika kedua port tersebut bermode dynamic auto, maka keduanya akan berfungsi sebagai mode access. mode dynamic desirable akan selalu mengirimkan sinyal, sehingga ketika kedua port bermode dynamic desirable, maka keduanya akan berfungsi sebagai mode trunk.

untuk melihat mode yang digunakan pada sebuah port, perintah yang digunakan adalah:
Switch#sh int fa0/[nomor interface yang diinginkan] sw
informasi vlan di sebuah switch cisco ada pada file vlan.dat. informasi ini dapat diadvertise/ disebarluaskan ke switch-switch lain, sehingga kita tidak perlu melakukan konfigurasi vlan di masing-masing switch. konsep ini disebut sebagai VTP (VLAN Trunking Protocol). pada VTP ada 3 mode switch, yaitu server (terpilih secara default), client dan transparent.

mode server berfungsi untuk membuat, mengubah, dan menghapus vlan. mode ini pun mampu mengirim informasi vlan ke pada switch lain. mode client hanya mampu menerima informasi vlan, dengan syarat revision number yang diberikan lebih tinggi dari yang sudah ada di switch client tersebut dan semua switch berada pada domain yang sama. mode transparent dapat membuat, mengubah dan menghapus vlan, tapi hanya untuk dirinya sendiri. mode transparent tidak dapat mengirimkan informasi vlan miliknya, tapi dapat meneruskan informasi vlan yang melewati dirinya. informasi vlan tersebut hanya dapat diadvertise melalui port trunk.
untuk menentukan mode pada VTP perintah perlu dilakukan adalah:
Switch(config)#vtp domain [nama domain yang diinginkan]
Switch(config)#vtp mode [mode yang diinginkan]
untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya VTP diberikan password, dengan perintah
Switch(config)#vtp password [password yang diinginkan]
selain itu, sebaiknya native vlan pada kedua port yang terhubung diubah dengan perintah:
Switch(config)#int fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#switchport native vlan [vlan id yang diinginkan]

Reactions:

0 comments:

Post a Comment