Me n My Wife

NARSIS!!!

Father with His Daughter

Unbreakable Bond

Waiting

No Comment

My Eyes

See What Must See

Sunset

Sign of HIS Omnipotence

12 July 2014

KONSEP: ROUTING

Routing merupakan proses pengiriman data maupun informasi dengan meneruskan paket data yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan lainnya. ada beberapa model routing yang dapat digunakan untuk perangkat cisco. gambar di bawah ini menjelaskan pembagian jenis-jenis routing.




EGP (Exterior Gateway Protocol), merupakan routing yang menghubungkan 2 Autonomous System (AS) Number. AS number diberikan oleh IANA sebagai identitas dalam transaksi data secara internasional.

IGP (interior Gateway Protocol), merupakan routing yang berada dalam satu AS Number, atau tidak menggunakan AS number sama sekali. Umumnya sebuah perusahaan menggunakan IGP untuk melakukan transaksi data antar kantor cabangnya.

Routing protokol pada IGP terbagai ke dalam dua jenis, yaitu static dan dynamic. routing static adalah jenis routing di mana admin memasukkan jalur routing secara manual satu persatu. penggunaan routing static dapat diilustrasikan sebagai berikut




konfigurasi yang dapat dilakukan untuk menerapkan routing static adalah sebagai berikut

router>enable
router#configure terminal
router(config)#ip route[network dari area tetangga 1] [netmask] ([interface keluar] atau [ip dari interface router yang berhadapan]*)
router(config)#ip route[network dari area tetangga dst] [netmask] ([interface keluar] atau [ip dari interface router yang berhadapan]*)
* = bisa pilih salah satu, tapi lebih baik memasukkan keduanya

contoh penerapan routing static pada router 3 berdasarkan ilustrasi di atas adalah :
Router 3>enable
Router 3#configure terminal
Router 3(config)#interface [nama interface yang akan dipasang routing]
Router 3(config-if)#ip address [ip address yang diinginkan] [netmask yang diinginkan]
Router 3(config-if)#no shutdown
Router 3(config-if)#exit
router 3(config)#ip route[network area 1] [netmask] [interface d] atau [ip dari interface c]
router 3(config)#ip route[network area 5] [netmask] [interface e] atau [ip dari interface f]
routing area 2 dan area 4 tidak perlu di buat, karena masih dalam cakupan area 3

Routing dynamic ada dua tipe utama, yaitu distance vector dan link state. Selain kedua tipe tersebut ada juga tipe tambahan, namun penamaannya berbeda-beda. Ada yang menyebut hybrid ada juga yang menyebut enhanced distance vector.

Distance vektor dapat diibaratkan sebagai penggunaan penunjuk jalan dalam proses routingnya, karena dalam distance vektor, si router hanya mengetahui informasi dari router tetangganya saja. Dia tidak mengetahui informasi keseluruhan jaringan.

Link state dapat diibaratkan sebagai peta dalam sebuat topologi jaringan. Pada link state, semua router mengetahui semua jalur yang ada pada sebuah topologi.

Jenis-jenis routing yang termasuk distance vector adalah RIP dan IGRP, sedangkan pada link state ada OSPF dan IS-IS. EIGRP masuk ke dalam kategori tambahan, karena dia tidak murni distance vector, tapi juga mengambil kelebihan dari link state (disebut hybrid), namun tetap dia berbasis distance vector (disebut enhanced distance vektor).

RIP terdiri dari dua versi, yaitu RIP v1 dan RIP v2. RIP v2 adalah pengembangan dari RIP v1. Kedua jenis RIP tidak saling kompatibel, sehingga kedua router yang menggunakan RIP harus menggunakan versi RIP yang sama. konfig dasar dari routing RIP v2 adalah :
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface [nama interface yang akan dipasang routing]
Router(config-if)#ip address [ip address yang diinginkan] [netmask yang diinginkan]
Router(config-if)#no shutdown (agar interface tersebut aktif)
Router(config-if)#exit
Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network [network interface yang akan dibuat routing] *)
router(config-router)#no auto-summary (agar router tidak masuk mode classfull)
*= masing-masing interface yang akan diroute dimasukkan satu persatu
OSPF (Open Shortest Path First) merupakan routing yang berbasis link state, maka router akan mengetahui semua jalur menuju perangkat lainnya yang berada dalam topologinya. pada OSPF ada pembagian area. masing-masing area memiliki karakteristik sendiri-sendiri. untuk membuat routing OSPF yang perlu dilakukan adalah :
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface [nama interface yang akan dipasang routing]
Router(config-if)#ip address [ip address yang diinginkan] [netmask yang diinginkan]
Router(config-if)#no shutdown (agar interface tersebut aktif)
Router(config-if)#exit
router(config)#router ospf [id ospf]
router(config-router)#network [network interface yang akan dibuat routing] *) [wildcard mask] area [id area]
*= masing-masing interface yang akan diroute dimasukkan satu persatu
wildcard umumnya adalah nilai kebalikan dari subnet mask

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol ) merupakan pengembangan dari routing IGRP. untuk membuat routing EIGRP yang perlu dilakukan adalah :
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface [nama interface yang akan dipasang routing]
Router(config-if)#ip address [ip address yang diinginkan] [netmask yang diinginkan]
Router(config-if)#no shutdown (agar interface tersebut aktif)
Router(config-if)#exit
Router(config)#router eigrp [as number]
Router(config-router)#network [network dari interface yang akan di route]*) [wildcard mask]
*= masing-masing interface yang akan diroute dimasukkan satu persatu
wildcard umumnya adalah nilai kebalikan dari subnet mask

05 July 2014

KONSEP: 7 OSI layer

OSI merupakan singkatan dari Open System Interconnection, yang merupakan standarisasi kompabilitas jaringan-jaringan sehingga tidak membatasi komunikasi antar produk maupun teknologi dari vendor yang berbeda.

dalam OSI ada 7 lapisan/layer yang menjadi pembatas pada proses lalu lintas data.

KONSEP: Switching

switch adalah salah satu perangkat jaringan yang berguna untuk memindahkan jalur, dari satu port ke port lain. switch mampu membaca MAC address dari paket data yang lewat. mac address tersebut akan disimpan pada Content Addressable Memory (CAM) table. pada perangkat switch dari cisco atau manageable switch lainnya, kita dapat melakukan konfigurasi switching. switching berarti melakukan pemindahan jalur, dalam hal ini kita melakukannya secara manual, tidak seperti switch unmanagable yang switchingnya tidak dapat dikelola. ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam switching, yaitu VLAN, mode static (access dan trunk), DTP, dan VTP.

VLAN adalah singkatan dari Virtual Local Area Network. vlan dapat diibaratkan adanya sebuah switch di dalam switch. vlan merupakan pengelompokkan port switch yang tidak terbatas pada fisik switch tersebut. maksudnya, satu port pada switch A dapat terhubung dengan port pada switch B selama port tersebut ada pada satu vlan, baik itu melalui port yang sama vlannya ataupun berbeda vlannya. vlan juga berfungsi untuk memecah broadcast domain. normalnya broadcast domain pada switch adalah keseluruhan koneksi pada switch tersebut, namun dengan menggunakan vlan, maka broadcast domainnya dapat dipecah-pecah. ke dalam port yang memiliki vlan yang sama. ada 3 cara untuk membuat vlan. pertama saat berada di privileged mode [Switch#], lalu di global configure[Switch(config)#], terakhir di interface mode [Switch(config-if)#].

pada privileged mode kita dapat membuat, mengubah, dan menghapus vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan [nomor vlan yang diinginkan] name [nama vlan yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
perintah yang dilakukan untuk mengubah vlan adalah sebagai berikut :
Switch#vlan database
Switch(vlan)#vlan [nomor vlan yang diinginkan] name [nama vlan baru yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
perintah yang dilakukan untuk menghapus vlan adalah sebagai berikut :
Switch(vlan)#no vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(vlan)#exit
pada global config kita dapat membuat, mengubah, dan menghapus vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(config-vlan)#name [nama vlan yang diinginkan]
perintah yang dilakukan untuk mengubah vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#vlan [nomor vlan yang diinginkan]
Switch(config-vlan)#name [nama vlan baru yang diinginkan]
perintah yang dilakukan untuk menghapus vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#no vlan [nomor vlan yang diinginkan]
pada interface mode kita hanya dapat membuat vlan. perintah yang dilakukan untuk membuat vlan adalah sebagai berikut :
Switch(config)#interface fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport access vlan [nomor vlan yang diinginkan]
interface port pada sebuah switch memiliki dua buah metode untuk menentukan mode yang akan digunakan. mode ini berguna untuk menetukan fungsi port tersebut dalam kegiatan switching. metode tersebut adalah static dan dynamic. metode static terdiri dari mode access dan mode trunk. metode dynamic terdiri dari dynamic auto (terpilih secara default) dan dynamic desirable. mode access berguna sebagai pintu lalu lintas data dari vlan yang sama. mode trunk berguna untuk mengalirkan paket data dari berbagai macam vlan id dan beberapa paket istimewa (diantaranya native vlan dan paket DTP). semua mode tersebut harus di set pada kedua port yang saling terhubung. silakan perhatikan table dibawah ini.

penentuan mode tersebut ada di interface mode. perintah yang dapat diberikan adalah :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#interface fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport mode [mode yang diinginkan]
pada metode static kita memaksa sebuah port untuk menjadi access atau trunk. pada metode dynamic kita mengatur agar port tersebut mengirimkan atau menerima sinyal khusus, yaitu sinyal DTP (Dynamic Trunking Protocol). sinyal ini hanya akan melalui port bermode trunk. mode dynamic auto akan selalu menerima sinyal yang diberikan, sehingga ketika kedua port tersebut bermode dynamic auto, maka keduanya akan berfungsi sebagai mode access. mode dynamic desirable akan selalu mengirimkan sinyal, sehingga ketika kedua port bermode dynamic desirable, maka keduanya akan berfungsi sebagai mode trunk.

untuk melihat mode yang digunakan pada sebuah port, perintah yang digunakan adalah:
Switch#sh int fa0/[nomor interface yang diinginkan] sw
informasi vlan di sebuah switch cisco ada pada file vlan.dat. informasi ini dapat diadvertise/ disebarluaskan ke switch-switch lain, sehingga kita tidak perlu melakukan konfigurasi vlan di masing-masing switch. konsep ini disebut sebagai VTP (VLAN Trunking Protocol). pada VTP ada 3 mode switch, yaitu server (terpilih secara default), client dan transparent.

mode server berfungsi untuk membuat, mengubah, dan menghapus vlan. mode ini pun mampu mengirim informasi vlan ke pada switch lain. mode client hanya mampu menerima informasi vlan, dengan syarat revision number yang diberikan lebih tinggi dari yang sudah ada di switch client tersebut dan semua switch berada pada domain yang sama. mode transparent dapat membuat, mengubah dan menghapus vlan, tapi hanya untuk dirinya sendiri. mode transparent tidak dapat mengirimkan informasi vlan miliknya, tapi dapat meneruskan informasi vlan yang melewati dirinya. informasi vlan tersebut hanya dapat diadvertise melalui port trunk.
untuk menentukan mode pada VTP perintah perlu dilakukan adalah:
Switch(config)#vtp domain [nama domain yang diinginkan]
Switch(config)#vtp mode [mode yang diinginkan]
untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya VTP diberikan password, dengan perintah
Switch(config)#vtp password [password yang diinginkan]
selain itu, sebaiknya native vlan pada kedua port yang terhubung diubah dengan perintah:
Switch(config)#int fa0/[nomor interface yang diinginkan]
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#switchport native vlan [vlan id yang diinginkan]

29 June 2014

KONSEP: Basic Network Foundation


menurut wikipedia jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).

jaringan komputer yang sederhana hanya terdiri dari dua buah komputer yang dihubungkan dengan kabel ataupun sinyal wireless. Namun dalam sebuah jaringan komputer yang kompleks minimal ada sebuah hub, switch atau router yang menjadi penghubung. selain itu ada juga modem yang berfungsi sebagai konverter bagi dua jaringan yang berbeda.

untuk membangun sebuah jaringan komputer, sebaiknya menyiapkan desain topologi terlebih dahulu. dalam pembuatannya ada beberapa simbol yang umum digunakan sebagai penanda sebuah perangkat

 
gambar di atas adalah simbol untuk router. fungsi utama router ada dua, yaitu :
  1. menghubungkan 2 jalur yang berbeda
  2. mencari jalur tercepat
simbol router menunjukkan bahwa router seperti sebuah persimpangan. karena saat melewati router, data akan dipilihkan jalur tujuannya


gambar di atas adalah simbol untuk switch. simbol switch menunjukkan bahwa dia merupakan perangkat full duplex, yang artinya transfer dan recieve melalui jalur berbeda.
switch ada dua jenis. gambar di atas menunjukkan switch layer 2. switch tersebut hanya mampu mengenali mac address suatu perangkat
switch ke dua adalah switch layer 3 yang mampu mengenali ip address suatu perangkat



gambar di atas adalah simbol untuk hub. simbol itu menunjukkan bahwa dia merupakan perangkat half duplex, yang artinya transfer dan recieve melalui jalur yang sama

 umumnya orang melihat sebuah jaringan komputer dengan bentuk


sedangkan basic network pondation adalah semua perangkat yang ada di dalam sebuah cloud internet.