18 June 2006

Suratku untuk ku

"i hate my self and i want to die". itulah kalimat dari seseorang yang dijadikan idola para gitaris. dia adalah Curt Cobain. bahkan kalimat itu dijadikan sebuah lagu dan judul albumnya sebelum dia mati. mungkin dia sudah jenuh dengan bermain gitar, yang konon semua rahasianya telah ia kuasai walaupun ia bermain secara kidal.

seandainya ia mau bersabar untuk mencari, mungkin ia tak akan pernah berkata demikian.
masih banyak hal yang belum ia ketahui rahasianya. masih banyak hal yang belum ia pelajari. dan masih banyak alasan untuk ia tidak berkata demikian.

walaupun tak sehebat dan setenar Curt Cobain. gw juga pernah merasakan hal yang sama "RASA INGIN MATI", namun hingga kini gw belum mati -karena suatu saat nanti gw pasti mati. gw sadar harga sebuah kematian itu begitu mahal, terutama di saat sekarang ini. gw punya prinsip "i hate my self and i want to change it".

gw sadar banyak kesalahan yang sering gw buat. gw sadar begitu banyak hal yang belum bisa gw selesaikan. gw sadar kalau gw mesti sadar sesadar-sadarnya untuk menyadari kesadaran gw.

Reactions:

1 comments:

Ass..ini cuman mampir akhi lama nggak penampakan. Emang hantu he..he, anta juga pernah ingin mati toh. Memang sih kebanyakan manusia kalo lagi banyak masalah kepikirnya mati, yg nulis juga pernah ngerasain.
Mati alias masa depan pasti, namanya aja pasti ya mesti terjadi. Kalo lulus kuliah aja masih dalam kemungkinan tapi kalo mati pasti. Benar ya akhi masih banyak PR yg harus dikerjain tapi orang yang cerdas khan yg selalu mengingat mati

Post a Comment